Raihansyah, siswa SMAISA, mendonorkan darahnya untuk kepentingan kemanusiaan (Dok. Humas SMAISA)

KEBASEN — Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMA Islam Andalusia Kebasen bekerja sama dengan Unit Pengelola Darah (UPD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan donor darah, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Setetes Darahmu, Sejuta Harapan Bagi Mereka” tersebut berlangsung di SMA Islam Andalusia Kebasen.

Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari program kerja PMR Wira SMA Islam Andalusia tahun 2026 sekaligus menjadi kegiatan perdana donor darah yang diselenggarakan di lingkungan SMA Islam Andalusia. Peserta berasal dari keluarga besar PP. At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia, meliputi siswa dan keluarga besar SMA, MA, Ma’had Aly, hingga alumni.

Pembina PMR Wira SMA Islam Andalusia, Nestri Yunarti, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan pasokan darah bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.

“Donor darah ini merupakan program kerja pengurus PMR Wira SMAISA Tahun 2026 dan menjadi bentuk pelayanan kemanusiaan. Kami berharap warga sekolah dan pesantren semakin memahami pentingnya donor darah serta terdorong untuk berkontribusi secara sukarela,” ujar Nestri.

Kepala SMA Islam Andalusia Kebasen, Wahyudin, S.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, donor darah tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

“Melalui aksi nyata ini, kami ingin menanamkan fondasi karakter yang kuat pada diri siswa bahwa empati, kepedulian sosial, dan semangat menolong sesama merupakan bagian penting dari seorang pelajar Pancasila yang berakhlak mulia,” kata Wahyudin.

Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam kegiatan kemanusiaan diharapkan menjadi pengalaman yang membentuk kepedulian mereka terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Setetes darah yang disumbangkan, menurutnya, dapat menjadi latihan sederhana untuk menumbuhkan semangat kemanusiaan sejak di bangku sekolah.

Sementara itu, Kepala UPD PMI Kabupaten Banyumas, dr. Winda Astuti, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan SMA Islam Andalusia. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan darah masyarakat berlangsung setiap hari, sementara darah tidak dapat diproduksi di pabrik maupun digantikan dengan bahan lain.

“Atas nama institusi dan pasien yang membutuhkan darah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada SMA Islam Andalusia atas sinerginya dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat,” ujar Winda.

Menurut Winda, darah yang berhasil dihimpun melalui kegiatan tersebut nantinya akan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Ia berharap kerja sama antara PMI Kabupaten Banyumas dan SMA Islam Andalusia dapat terus berlanjut karena kebutuhan darah di masyarakat bersifat berkelanjutan. Kegiatan donor darah ini pun diharapkan menjadi langkah awal tumbuhnya budaya kepedulian dan sukarela di lingkungan sekolah serta pesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *